Jumat, 26 November 2010

MARKET Bolu, Trade Center Buffalo in Toraja

Buffalo and seller



buffalo eye stripe (bonga)

This Buffalo striped (bonga)

enter into the mouth buffalo grass




Buffalo again soaking in pools of water


MARKET Bolu, Trade Center Buffalo in Toraja

Buffalo is one animal that has the highest value in the social strata of society Toraja. Located about 3 km from center Rantepao Toraja district capital of Northern Now.
Yes Bolu Market located in the district North Toraja Rantepao tallunglipu this, different from the usual market, which is located disebuah market shopping complex and bus terminal. When we visited this market is we will find vendors selling a variety of daily needs, but the most interesting thing is that we can see one of the animals most proud of by the Toraja people wherever he is. Yes animal buffalo, various sizes and shapes of buffalo that are sold and displayed here. Entering the location of this market we will see each other buffalo pedagan hectic with the haggling with prospective buyers. The price varies for the size of buffalo horns and a half inch of it was biased valued around rp.9 to 12 million, a prospective buyer who had I met named Tinus is often called by the dialect Toraja Tinu 'said the price of buffalo now in Toraja is very high, "but not a problem of high and low prices. See Market Bolu actually invites us to open our horizons to think, that the market Bolu is that in addition to traditional ceremonies Signs Solo 'market value as a tourist attraction Bolu else can be sold. Hundreds of buffalo are sold here if it was market day can reach about 500 s 700 tail and it was a remarkable sight! Behind the bustle of the market there are many meanings associated with the culture of Toraja. bull market lasted six days. Not once a week. Today the market is set six days once it is an ancestor of the calculation results Toraja society since hundreds of years ago. "Many important aspects that we can get if we want to learn the culture of Toraja. Each ceremonial buffalo even buying and selling is a reflection of our ancestral nobleness science. Each motif carved Toraja philosophy about life has a meaning all of us. Buffalo motive must exist in the carvings of the Toraja in Tongkonan. That's a sign of how the buffalo have a deep relationship in the life of Toraja people.

Amazing prices and Busy

Buffalo among prospective buyers and sellers
sponge on the market we saw hundreds of buffalo with a variety of types and sizes roam the middle and at the edges of the market. The size and type of horns also vary., Color and skin type buffalo is one of the factors that influence the price of buffalo. If small black buffalo appreciated only about 7 million, and large black buffalo around 13-18 million, it is normal.
Well in Toraja is called striped or Tedong bonga buffalo, buffalo is very expensive especially if large and rare and interesting forms of blemish price could reach 250 million, equal to New Innova Car. Pak Sampe a community leader in Pangli Pallawa, explained to me that he has one called buffalo buffaloes Saleko, whose head is white, while on the body has a nice complexion blemish and move his feet while white and this is rarely found among the owners of this bonga added Tedong or buffalo has been offered at a price of 100 million but I do not want to sell, and I replied probably cost less suitable, he laughed.
.
This market is seen hundreds of buffalo in the stable, corral provided the government in this market managers,
bonga show off his teeth
not to mention outside of the cage and above the truck. As well as hundreds of men by wearing and wrapped in body and a sword scabbard at his waist, in addition we will see the mothers and even grandmothers maternal grandmother strong strap holds the buffalo, also we will see traders give into the mouth buffalo grass and walked up and down. There is also covering the head with a sarong. There's even a buffalo tooth brushing and bathing them this is a phenomenon other than sight in Toraja ..

Visiting the Toraja should not forget outlets sponge, a thing that is interesting to go deeper social values in the communities along Toraja buffalo, and from there we can find out why the buffalo is very important and we can see in there is definitely carving carving Toraja buffalo image., Market Bolu, obviously could be a unique tourist destination. Not only are most unique in the Toraja in South Sulawesi, or even in Indonesia. It could be that the market is the most unique markets in the world. And this is a great asset for tourism in Indonesia. Well as evidence of how rich culture of Toraja. How smart are able to bring the Toraja ancestor culture full of meaning and interesting to contemplate.

HW112010 allrightreservb












PASAR BOLU, Pusat Perdagangan Kerbau di Toraja

Kerbau merupakan salah satu hewan yang mempunyai nilai tertinggi dalam strata social masyarakat Toraja. Berjarak sekitar 3 km dari pusat kota Rantepao ibukota Kabupaten Toraja Utara Sekarang.
Pasar Bolu yag terletak di kecamatan rantepao tallunglipu Toraja Utara ini, berbeda dari pasar biasanya, pasar yang terletak disebuah kompleks pertokoan dan terminal bus. Jika kita mengunjungi pasar ini memang akan kita jumpai pedagang yang menjual berbagai macam kebutuhan sehari hari, namun hal yang paling menarik adalah kita dapat melihat salah satu hewan yang paling dibanggakan oleh orang orang Toraja dimanapun dia berada. Ya hewan itu kerbau, berbagai macam ukuran dan bentuk dari kerbau yang dijual dan dipajang disini. Memasuki lokasi pasar ini kita akan melihat ramainya para pedagan kerbau saling tawar menawar dengan calon pembelinya. Harganyapun bervariasi untuk ukuran kerbau yang tanduknya setengah jengkal saja itu bias dihargai sekitar rp.9 s/d 12 juta , seorang calon pembeli yang sempat saya jumpai bernama Tinus yang sering dipanggil dengan dialek Toraja Tinu’ mengatakan harga kerbau sekarang di Toraja sudah sangat tinggi , " namun bukan masalah tinggi rendahnya harga. Melihat Pasar Bolu sebenarnya mengajak kita membuka cakrawala berpikir kita, bahwa dipasar Bolu ini bahwa selain upacara adat Rambu Solo’ nilai pasar Bolu sebagi Objek wisata lain bisa dijual. Ratusan kerbau yang dijual disini jika hari pasar hal itu bisa mencapai sekitar 500 s/d 700 ekor dan itu merupakan pemandangan luar biasa ! Di balik kesibukan di pasar tersebut terdapat banyak makna yang berkaitan dengan budaya Toraja. pasar kerbau berlangsung enam hari sekali. Bukan seminggu sekali. Hari pasar yang ditetapkan enam hari sekali itu merupakan hasil perhitungan leluhur masyarakat Toraja sejak ratusan tahun lalu. "Banyak aspek penting yang bisa kita dapatkan jika kita mau mempelajari budaya Toraja. Setiap upacara adat bahkan jual beli kerbau merupakan refleksi keluhuran ilmu pengetahuan leluhur kami. Setiap motif ukiran Toraja mempunyai makna filosofi tentang kehidupan kita semua. Motif kerbau pasti ada dalam ukiran di Tongkonan milik orang Toraja. Itu tanda betapa kerbau punya hubungan mendalam dalam kehidupan masyarakat Toraja,.

Harga Yang Menakjubkan dan Sibuk

di pasar bolu kita melihat ratusan kerbau dengan beragam jenis dan ukuran berkeliaran di tengah dan di pinggir-pinggir pasar. Ukuran dan jenis tanduknya pun berbeda-beda., warna dan jenis kulit kerbau merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi harga kerbau. Jika kerbau kecil berwarna hitam hanya dihargai sekitar 7 juta, dan kerbau hitam besar sekitar 13-18 juta itu yang biasa saja.
Nah di Toraja ada yang disebut kerbau belang atau Tedong Bonga , kerbau ini sangat mahal apalagi jika besar dan bentuk belangnya langka dan menarik harganya bisa mencapai 250 Juta, sama dengan Mobil Kijang Innova Baru. Pak Sampe seorang tokoh masyarakat di Pangli Pallawa, menjelaskan kepada saya bahwa dia mempunyai satu ekor kerbau yang disebut kerbau Saleko, yang kepalanya berwarna putih , sementara ditubuhnya mempunyai corak belangnya bagus dan langkah sedangkan kakinya putih dan hal ini jarang ditemukan dikalangan pemilik Bonga ini ditambahkan Tedong atau kerbaunya sudah ditawar dengan harga 100 juta namun saya belum mau jual , dan saya menimpali mungkin harganya kurang cocok, Dia tertawa.
.
Dipasar ini ratusan kerbau telihat dikandang kandang yang disediakan pihak pemerintah dalam hal ini pengelola pasar , belum lagi yang berada di luar kandang dan diatas mobil truk. Serta ratusan pria dengan memakai dan melilitkan sarungnya ditubuhnya dan parang di pinggangnya,selain itu kita akan melihat para ibu ibu bahkan nenek nenek yang kuat memegang tali kerbaunya, juga kita akan melihat para pedagang memberikan rumput kedalam mulut kerbaunya serta berjalan hilir mudik. Ada pula yang menutupi kepalanya dengan sarung. Bahkan ada yang menggosok gigi kerbau serta memandikannya hal ini merupakan suatu fenomena lain dari pemandangan di toraja..

Berkunjung ke Toraja sebaiknya jangan lupa kepasar bolu, suatu hal yang menarik untuk lebih mendalami nilai nilai social dalam masyarakan Toraja beserta kerbaunya , dan dari situ kita bisa mengetahui mengapa kerbau sangat penting dan ini kita bisa melihat dalam ukiran ukiran toraja pasti terdapat gambar kerbau., Pasar Bolu, jelas bisa menjadi daerah tujuan wisata yang unik. Bukan saja terunik di Toraja atau di Sulawesi Selatan bahkan di Indonesia. Bisa jadi pasar itu merupakan pasar terunik didunia . Dan ini aset besar bagi pariwisata di Indonesia. Sekaligus bukti betapa kayanya budaya Toraja. Betapa cerdasnya leluhur Toraja yang mampu melahirkan budaya sarat makna dan menarik untuk direnungkan.

HW112010 allrightreservb

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar